Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kulit Bentol-Bentol Dibarengi Sesak Napas? Waspadai Syok Anafilaktik

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |08:44 WIB
Kulit Bentol-Bentol Dibarengi Sesak Napas? Waspadai Syok Anafilaktik
Kulit Bentol-Bentol Dibarengi Sesak Napas? Waspadai Syok Anafilaktik (Foto: boldsky)
A
A
A

“Lain cerita kalau tubuh kita tidak punya ‘database’ barcode tersebut. Contoh, misalkan dia alergi kepiting, tapi tidak punya ‘barcode’-nya, lalu dia makan daging kepiting dalam jumlah banyak. Karena tidak punya ‘barcode’-nya, ‘tentara’ tubuh menganggap ini sebagai benda asing, lalu diseranglah tubuh kita,” jelasnya.

Ia menuturkan, akibat yang dirasakan tubuh bisa berupa bentol-bentol dan, dalam kondisi paling parah, gagal napas serta penurunan tekanan darah.

“Bentol-bentol seluruh tubuh, gatal-gatal. Sampai akhirnya, yang paling parah adalah reaksi gagal napas dan penurunan tekanan darah yang sangat masif,” tuturnya.

Kondisi ini merupakan salah satu keadaan gawat darurat yang sering ditangani di IGD. Beberapa pemicu yang bisa menyebabkan kondisi tersebut antara lain sengatan serangga dan konsumsi obat-obatan tertentu.

“Rata-rata sengatan tawon. Kedua, obat. Ada beberapa orang di dunia ini yang tidak bisa mentoleransi obat tertentu. Contohnya alergi terhadap aspirin atau ibuprofen,” pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement