3. Jangan Lewatkan Sahur
Melewatkan sahur bisa membuat tubuh kekurangan asupan serat dan cairan dalam waktu yang lebih panjang. Selain itu, makan sahur membantu merangsang sistem pencernaan tetap aktif.
Pilih menu sahur yang seimbang seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta serat agar sistem pencernaan bekerja optimal sepanjang hari.
4. Tetap Aktif Bergerak
Kurang aktivitas fisik dapat memperlambat kerja usus. Meski sedang berpuasa, kamu tetap bisa melakukan aktivitas ringan seperti jalan santai setelah berbuka, peregangan ringan, olahraga ringan 30 menit sebelum berbuka.
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, aktivitas fisik rutin membantu merangsang pergerakan usus sehingga mengurangi risiko sembelit.
5. Batasi Makanan Rendah Serat dan Tinggi Lemak
Satu lagi batasi makanan rendah serat dan tinggi lemak. Makanan seperti gorengan, makanan cepat saji, dan produk olahan cenderung rendah serat dan dapat memperparah sembelit. Saat berbuka, hindari langsung mengonsumsi makanan berat dan berlemak tinggi dalam jumlah besar.
Mulailah dengan air putih dan buah, lalu beri jeda sebelum makan utama agar sistem pencernaan tidak “kaget”.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.