Jika orang tua ingin melatih anak berpuasa hingga petang, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan:
Pastikan anak dalam kondisi sehat.
Status gizi harus baik. Jika anak terlihat lemas, pusing, atau sangat lesu, orang tua sebaiknya mengizinkan anak berbuka.
Wajib makan sahur, dan sebaiknya mendekati waktu azan Subuh agar energi lebih tahan lama.
Segera berbuka saat azan Magrib.
Perhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka.
Asupan Gizi yang Tepat untuk Anak Saat Puasa
Menurut dr. Felliyani, kebutuhan nutrisi anak saat puasa tetap harus terpenuhi agar tumbuh kembangnya tidak terganggu. Komposisi makanan yang dianjurkan meliputi:
Karbohidrat (makanan pokok): 55–60% dari total kalori harian
Protein dan lemak (lauk pauk): 40–45% dari total kalori
Serat (sayur dan buah): sekitar 0,5 gram per kilogram berat badan per hari
Selain itu, pastikan anak cukup minum air putih saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.