Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Usia Berapa Anak Siap Belajar Puasa?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |11:10 WIB
Di Usia Berapa Anak Siap Belajar Puasa?
Di Usia Berapa Anak Siap Belajar Puasa? (Foto: canva)
A
A
A

JAKARTA – Bulan Ramadan menjadi momen penting bagi orang tua untuk mulai mengenalkan ibadah puasa kepada anak. Namun, muncul pertanyaan: di usia berapa anak sebenarnya siap belajar puasa?

Menurut Dokter Spesialis Anak dr. Felliyani, Sp.A dari Mayapada Hospital Bogor (BMC), anak umumnya mulai siap belajar puasa pada usia 6–7 tahun.

Mengapa Usia 6–7 Tahun Dianggap Ideal?

Pada rentang usia tersebut, anak dinilai sudah memiliki kesiapan secara kognitif dan emosional, antara lain:

  • Mulai memahami makna puasa dengan penjelasan sederhana.
  • Mampu belajar disiplin, seperti bangun sahur dan menahan diri dari makan serta minum.
  • Sudah aktif bersosialisasi, sehingga bisa memahami bahwa puasa adalah bagian dari kewajiban sebagai Muslim saat sudah baligh.
  • Pola pikir lebih matang, sehingga bisa dialihkan ke aktivitas lain saat merasa lapar atau haus.
  • Di usia ini, anak juga mulai mampu memahami konsep empati dan pengendalian diri, yang menjadi nilai utama dalam ibadah puasa.

Bagaimana dengan Anak di Bawah 6 Tahun?

Anak usia di bawah 6 tahun sebenarnya sudah bisa dikenalkan pada puasa, tetapi tidak dianjurkan berpuasa penuh hingga waktu magrib. Orang tua dapat menerapkan puasa setengah hari atau beberapa jam sebagai bentuk latihan.

Pendekatan ini bertujuan agar anak:

  • Mengenal suasana Ramadan
  • Belajar menahan diri secara bertahap
  • Tidak merasa terbebani secara fisik
  • Prinsip Aman Mengajarkan Anak Puasa

Jika orang tua ingin melatih anak berpuasa hingga petang, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

  • Pastikan anak dalam kondisi sehat.
  • Status gizi harus baik. Jika anak terlihat lemas, pusing, atau sangat lesu, orang tua sebaiknya mengizinkan anak berbuka.
  • Wajib makan sahur, dan sebaiknya mendekati waktu azan Subuh agar energi lebih tahan lama.
  • Segera berbuka saat azan Magrib.
  • Perhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka.

Asupan Gizi yang Tepat untuk Anak Saat Puasa

Menurut dr. Felliyani, kebutuhan nutrisi anak saat puasa tetap harus terpenuhi agar tumbuh kembangnya tidak terganggu. Komposisi makanan yang dianjurkan meliputi:

  • Karbohidrat (makanan pokok): 55–60% dari total kalori harian
  • Protein dan lemak (lauk pauk): 40–45% dari total kalori
  • Serat (sayur dan buah): sekitar 0,5 gram per kilogram berat badan per hari

Selain itu, pastikan anak cukup minum air putih saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement