Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puasa Sebentar Lagi, Menkes Budi Tantang Takjil Tim Gorengan vs Rebusan 

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 16 Februari 2026 |14:18 WIB
Puasa Sebentar Lagi, Menkes Budi Tantang Takjil Tim Gorengan vs Rebusan 
Puasa Sebentar Lagi, Menkes Budi Tantang Takjil Tim Gorengan vs Rebusan. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan rekomendasi menu makanan sehat untuk berbuka puasa.

Melalui unggahan video di akun Instagram-nya @bgsadikin, ia membagikan tips dan edukasi agar tubuh mendapat asupan gula dan karbohidrat alami yang baik. Ia mencontohkan jagung rebus, kacang kukus, pisang kukus, dan ubi kukus sebagai pilihan menu berbuka.

Dalam video tersebut, Budi mengatakan bahwa tubuh manusia mengalami penurunan kadar gula dan karbohidrat saat berpuasa. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan gula dan karbohidrat alami sangat diperlukan.

“Sehabis puasa, pada saat berbuka lambung kita kosong. Sehingga kita perlu makan yang mengandung gula karena kadar gula kita juga rendah,” kata Budi dalam video unggahannya, dikutip Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa makanan tersebut mengandung karbohidrat kompleks yang akan diubah menjadi gula secara bertahap di dalam tubuh. Hal tersebut dinilai baik bagi tubuh seseorang yang telah berpuasa seharian.

“Makanan-makanan ini semuanya mengandung karbohidrat. Bedanya, ini adalah karbohidrat kompleks. Sehingga kalau kita makan, karbohidrat ini akan diubah menjadi gula secara bertahap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi juga mengimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak serta gula berlebih setelah seharian berpuasa. Salah satu contohnya adalah gorengan yang kerap dikonsumsi lebih dari satu saat berbuka.

“Siapa di sini yang suka buka puasanya pakai gorengan? Ayo. Dan saya yakin setiap buka puasa pasti lebih dari satu biji makannya,” ujar Budi.

Selain itu, ia juga tidak menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi sirup dengan kandungan gula berlebih saat berbuka puasa. Menurutnya, minuman manis seperti sirup dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan kandungan gulanya pun kurang baik bagi tubuh.

“Kalau kita minum sirup, misalnya, gulanya langsung naik dengan cepat,” pungkasnya.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement