3. Peanut Butter Banana Toast
Kombinasi selai kacang dan pisang di atas roti gandum utuh menjadi pilihan sarapan yang sederhana namun mengenyangkan. Pisang menyumbang serat alami, sementara roti gandum utuh membantu meningkatkan total asupan serat.
Selai kacang juga menambahkan rasa dan tekstur sekaligus memberikan lemak dan protein yang mendukung rasa kenyang. Menu ini cocok bagi mereka yang menginginkan sarapan cepat tanpa harus banyak persiapan.
5. Yogurt dan Granola Bowl
Yogurt yang dipadukan dengan granola, buah segar, dan biji-bijian dapat menjadi sarapan tinggi serat yang praktis. Granola dan buah merupakan sumber serat utama dalam menu ini, sementara yogurt membantu menyeimbangkan tekstur dan rasa.
Pilihan ini juga fleksibel karena bahan-bahannya bisa disesuaikan dengan stok di rumah.
Sarapan tinggi serat tidak selalu harus manis. Bagi yang kurang menyukai makanan manis, bisa mencoba wrap isi sayuran, taco, omelet sayuran, tofu scramble, atau orak-arik sayuran sebagai sumber serat yang baik. Sayuran memberikan serat alami, sementara roti gandum atau tortilla gandum utuh membantu menambah asupan serat harian.
Intinya, sarapan tinggi serat tidak harus selalu identik dengan oatmeal. Dengan memanfaatkan bahan yang hampir selalu ada di rumah, kebutuhan serat di pagi hari tetap bisa terpenuhi.
(Rani Hardjanti)