Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Hari Imlek Selalu Jatuh di Tanggal Berbeda? Ini Penjelasannya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |09:07 WIB
Kenapa Hari Imlek Selalu Jatuh di Tanggal Berbeda? Ini Penjelasannya
Kenapa Hari Imlek Selalu Jatuh di Tanggal Berbeda? Ini Penjelasannya (Foto: Freepik)
A
A
A

Meski memiliki dasar yang sama, perayaan Imlek menunjukkan ragam tradisi di berbagai daerah. Di Tiongkok utara, hidangan pangsit menjadi simbol kemakmuran. Sementara di wilayah selatan, kue beras ketan atau niangao melambangkan peningkatan rezeki dan keberuntungan.

Di luar Tiongkok, termasuk Indonesia, Imlek berkembang menjadi perayaan budaya yang inklusif. Tradisi seperti berbagi angpao, barongsai, dan makan bersama keluarga tetap dijaga, sekaligus berbaur dengan nilai-nilai lokal.

Dengan sistem kalender yang unik dan sejarah panjang yang sarat makna, tak heran jika Hari Raya Imlek selalu jatuh pada tanggal berbeda setiap tahunnya, namun tetap konsisten dalam nilai dan tradisi yang dijunjung.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement