Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gejala Virus Nipah pada Anak, Cepat Ngantuk hingga Penurunan Kesadaran

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |11:51 WIB
Gejala Virus Nipah pada Anak, Cepat Ngantuk hingga Penurunan Kesadaran
Gejala Virus Nipah pada Anak, Cepat Ngantuk hingga Penurunan Kesadaran (Foto: Freepik)
A
A
A

Hingga kini, belum ada obat khusus, antivirus, atau vaksin yang secara resmi disetujui atau berlisensi untuk mengobati infeksi virus Nipah pada manusia maupun hewan. Dr. Monik bilang, pengobatan yang saat ini dilakukan untuk pasien virus Nipah menyesuaikan gejala.

"Pengobatannya itu kalau untuk virus Nipah, dia belum ada obat spesifiknya. Jadi, sekarang itu sifatnya suportif. Jadi, kita sesuai dengan gejala pada pasien. Makanya, much better itu kalau didiagnosis dari dini, jadi kita bisa langsung mengurangi gejala pasiennya, jangan sampai parah banget," imbuhnya.

Untuk diketahui, virus Nipah menjadi sorotan karena tingkat kematiannya yang tinggi. Data Kementerian Kesehatan mencatat, rata-rata angka kematian (case fatality rate) diperkirakan berkisar antara 40% hingga 75%. Rerata tersebut dapat berbeda tergantung pada kemampuan wilayah setempat dalam melakukan penyelidikan epidemiologi, surveilans, dan manajemen klinis kasus.

Data Kemenkes mencatat, pada tahun 2001–2025 dilaporkan secara sporadis di Bangladesh dan India. Sebagian besar kasus dan kematian dilaporkan di Bangladesh, yakni sebanyak 341 kasus konfirmasi dengan 243 kematian atau CFR (71%).

Sementara di India, sejak tahun 2001 hingga 2026 telah dilaporkan sebanyak 106 kasus konfirmasi dengan 74 kematian (CFR: 69,8%) di dua negara bagian (West Bengal dan Kerala). Kasus terakhir dilaporkan pada tanggal 14 Januari 2026, sebanyak 2 kasus konfirmasi penyakit virus Nipah dan 3 kasus suspek di West Bengal. Seluruh kasus merupakan tenaga kesehatan. Ini merupakan kasus penyakit virus Nipah pertama di West Bengal setelah terakhir dilaporkan pada tahun 2007.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement