1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
ISK merupakan gangguan akibat infeksi yang disebabkan oleh patogen (organisme penyebab penyakit) yang masuk ke saluran perkemihan, yakni ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Infeksi saluran kemih umumnya terjadi pada perempuan, dan angka kejadiannya meningkat seiring bertambahnya usia.
ISK lebih sering dijumpai pada perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan oleh faktor anatomi, di mana uretra perempuan lebih pendek dibandingkan laki-laki.
Penyebab ISK meliputi beberapa faktor. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), faktor tersebut antara lain kurangnya kebersihan area genital, kebiasaan menahan buang air kecil terlalu lama, penggunaan kateter urine, sistem imun yang lemah, serta gangguan pada saluran kemih.
Gejala ISK biasanya meliputi rasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil meski hanya sedikit urine yang keluar, urine keruh dan berbau menyengat atau bercampur darah, rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, nyeri di punggung atau pinggang, demam tinggi, mual, muntah, serta menggigil.
2. Usus Bengkak (Radang Usus)
Penyebab penyakit radang usus hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor, seperti pola makan tertentu dan stres, dipercaya dapat memperparah gejala penyakit ini.
Meski demikian, faktor tersebut bukan penyebab utama munculnya radang usus. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah adanya malfungsi atau kelainan pada sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini terjadi ketika sistem imun yang seharusnya melawan bakteri dan virus justru menyerang lapisan dinding usus, sehingga mengganggu fungsi pencernaan.
Gejala radang usus bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan peradangan. Gejala juga cenderung kambuh, sehingga penderita dapat mengalami periode tanpa gejala sama sekali.
Gejala yang sering muncul antara lain nyeri atau kram perut, perut kembung dan terasa keras, diare berkepanjangan, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, serta buang air besar berdarah dengan warna merah terang (hematokezia).