Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknologi Ini Bisa Perbaiki Skin Barrier yang Rusak

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 14 Januari 2026 |18:41 WIB
Teknologi Ini Bisa Perbaiki Skin Barrier yang Rusak
Teknologi Ini Bisa Perbaiki Skin Barrier yang Rusak (Foto: Freepik)
A
A
A

Teknologi ini juga diperkaya dengan modified polysaccharide cellulose, biomaterial dengan daya ikat air tinggi yang berperan menjaga keseimbangan lingkungan kulit. Proses regenerasi yang dihasilkan tidak bersifat instan, melainkan berlangsung bertahap mengikuti ritme biologis kulit.

Dalam beberapa hari awal, kulit mulai tampak lebih segar, sementara perbaikan struktur dermis terjadi dalam jangka waktu yang lebih panjang.

“Kombinasi CaHA dan polysaccharide cellulose membantu menurunkan stres seluler, sehingga fibroblast dapat bekerja lebih efisien dan menghasilkan kolagen yang lebih terorganisir,” tambahnya.

Melalui mekanisme tersebut, teknologi ini berkontribusi dalam memperkuat fungsi skin barrier, menekan transepidermal water loss (TEWL), serta menjaga hidrasi kulit dalam jangka panjang. Revitalisasi dermis berlangsung secara bertahap melalui peningkatan kolagen tipe I dan III. Perubahan mulai terlihat sekitar tujuh hari setelah aplikasi, ditandai dengan kulit yang tampak lebih cerah dan sehat sesuai ritme biologis alaminya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement