Apakah Tantrum Anak Berkaitan dengan Gula?
Tantrum umumnya dipicu oleh emosi yang belum mampu dikontrol anak, seperti frustrasi, lelah, atau keinginan yang tidak terpenuhi. Meski gula dapat memengaruhi perubahan energi dalam tubuh, gula bukanlah penyebab tunggal tantrum.
Lonjakan energi setelah konsumsi makanan manis memang bisa diikuti dengan penurunan energi yang membuat anak lebih mudah rewel. Namun, pengaruh ini bersifat tidak langsung dan sangat bergantung pada kondisi anak secara keseluruhan.
Pendekatan yang tenang, penuh perhatian, serta pengelolaan emosi yang tepat tetap menjadi cara terbaik untuk menghadapi tantrum Si Kecil.
Berapa Batas Aman Konsumsi Gula untuk Anak?
Membatasi gula bukan berarti melarang sepenuhnya, melainkan mengatur jumlahnya agar tetap aman bagi kesehatan jangka panjang. Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, berat badan berlebih, hingga masalah kesehatan lainnya.
Berikut batas maksimal gula tambahan (free sugars) yang dianjurkan per hari: