Seorang pasien yang diduga terpapar virus Super Flu meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Reemerging (Pinere) RSHS Bandung, dr. Yovita Hartantri, menegaskan bahwa hingga kini masih dilakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian pasien yang terpapar virus Super Flu tersebut.
Pasien yang meninggal diketahui memiliki sejumlah penyakit penyerta atau komorbid yang cukup berat, sehingga memperburuk kondisi kesehatannya.
Hingga saat ini, RSHS belum dapat menyimpulkan apakah virus menjadi penyebab langsung kematian pasien. Dijelaskan, dari total 10 pasien dengan gejala virus Super Flu yang dirawat, dua orang mengalami kondisi berat.
Satu pasien dirawat di ruang high care, sementara satu pasien lainnya harus mendapatkan penanganan di ruang perawatan intensif. Pasien yang dirawat di ruang intensif tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia.
(Rani Hardjanti)