3. Yoga
"Yoga mengundang kita untuk menyesuaikan diri dengan tubuh sehingga kita dapat menghadapi dan melepaskan emosi laten yang telah kita sembunyikan," kata Kimberley Copeland, seorang instruktur yoga bersertifikat dan pendeta yang ditahbiskan.
Tinjauan sistematis dari 15 studi yang melibatkan lebih dari 900 peserta dalam Penelitian Biologis untuk Keperawatan juga menemukan bahwa gerakan yoga membengkokkan bagian tubuh dapat membantu mengurangi peradangan di banyak kondisi kronis, termasuk tekanan darah tinggi, stres kronis, faktor risiko kardiometabolik, dan rheumatoid arthritis.
"Yoga mengurangi peradangan tidak hanya dengan meningkatkan sirkulasi dan menstabilkan napas, tetapi juga dengan menenangkan pikiran dan menenangkan sistem saraf, yang dapat mengurangi pemicu makan yang berhubungan dengan stres," kata Copeland.
Untuk benar-benar menuai manfaatnya, berhati-hatilah dengan napas Anda saat berlatih yoga. Bernafas masuk dan keluar dari hidung membantu menendang sistem saraf parasimpatis yang membantu pengaturan stres yang merupakan peradangan di dalam tubuh.
4. Rebound
Melompat di atas trampolin mini atau rebound memiliki banyak manfaat. Untuk tubuh termasuk dalam peradangan.
"Itu menguras sistem limfatik Anda yang membersihkan racun dari tubuh dan mengurangi peradangan," kata Tiffany Marie, pelatih pribadi bersertifikat dan CEO Trampoline Trim.
Rebound juga telah ditemukan untuk meningkatkan kepadatan tulang, meningkatkan keseimbangan Anda, dan mengurangi keparahan rasa sakit juga.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.