Bagaimana cara mengobatinya?
Produk yang dijual bebas biasanya tidak disarankan untuk mengobati infeksi kuku karena tidak memberikan hasil yang dapat diandalkan. Sebagai gantinya, biasanya dokter akan meresepkan obat antijamur oral, seperti:
1. Terbinafin (Lamisil)
2. Itrakonazol (Sporanox)
3. Flukonazol (Diflukan)
4. Griseofulvin (Gris-PEG)
Selain itu dokter juga mungkin akan meresepkan perawatan antijamur lainnya, seperti pernis kuku antijamur atau larutan topikal. Perawatan ini diaplikasikan pada kuku dengan cara yang sama seperti Anda mengaplikasikan cat kuku. Namun balik lagi, tergantung pada jenis jamur penyebab infeksi, serta tingkat infeksinya seberapa parah.
Tips untuk menjaga kuku tetap sehat dan terhindar dari jamur kuku adalah tentunya menjaganya agar tetap bersih dengan cara mencuci tangan setelah menyentuh kuku yang terinfeksi, mengeringkan kaki Anda dengan baik setelah mandi, terutama di sela-sela jari kaki, mendapatkan manikur atau pedikur dari salon terpercaya, menghindari bertelanjang kaki di tempat umum, dan mengurangi penggunaan kuku palsu dan cat kuku.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.