Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Dampak Polusi Udara ke Kulit dan Rambut, Kering hingga Botak

Amanda Eka Yurita , Jurnalis-Selasa, 29 Agustus 2023 |10:00 WIB
5 Dampak Polusi Udara ke Kulit dan Rambut, Kering hingga Botak
Dampak polusi udara untuk kulit dan rambut, (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Kulit keriput: Kulit dan rambut adalah organ terluar di tubuh yang pertama terkena dampak dari polusi udara. Ditambah, tubuh kita rentan terhadap kerusakan seiring berjalannya waktu, yang juga dapat menyebabkan kulit terlihat kering dan keriput. Hal itu dapat terjadi sebab berkurangnya kelembapan di udara. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menggunakan body lotion dan pelembab lain ketika di dalam maupun di luar rumah.

4. Pertumbuhan rambut terhambat: Paparan sinar UV pada rambut bisa merusak protein di rambut dan kulit kepala. Sengatan matahari memicu terjadinya kerusakan permanen pada folikel rambut. Imbasnya, bisa menghambat pertumbuhan folikel rambut. Akibat dari terhambatnya pertumbuhan tersebut, rambut akan terlihat tipis dan tidak sehat.

5. Rambut patah dan rontok: Polusi udara yang sangat parah dapat menyebabkan rambut mudah patah. Hal itu berefek dari rapuhnya jaringan pada rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok.

Seringnya menggunakan topi dan syal juga dapat menyebabkan gesekan dan mengakibatkan patahnya helai rambut loh! Supaya rambut tidak mudah patah dan rontok, bisa rutin diberi nutrisi dengan pemakaian suplemen dan vitamin rambut secara teratur.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement