POLUSI udara yang kian memburuk sampai di level berbahaya, khususnya daerah Ibukota dan sekitarnya masih terus menjadi perhatian semua orang.
Kualitas udara yang jauh dari kata sehat ini, faktanya bukan hanya membahayakan kesehatan sistem pernapasan dan menyebabkan banyak warga Jakarta terkena penyakit pernapasan (respiratory disease) dan menganggu aktivitas sehari-hari.
Dampak buruknya juga tak terkecuali kepada kulit dan rambut. Kulit dan rambut yang kerap terpapar udara kotor akan membuat keduanya rusak dan tidak sehat. Supaya lebih waspada, mari ketahui apa saja dampak polusi udara untuk kulit dan rambut, dikutip dari We Grow Hair Indy, Selasa (29/8/2023)
1. Kulit kering: Selain mengganggu kesehatan pernapasan, polusi udara juga dapat menyebabkan kulit kering. Hal itu dapat ditandai ketika permukaan kulit terasa kasar, bersisik, gatal, bahkan mengelupas.
Kulit kering ini akan mengganggu penampilan seseorang jadi tampak tidak sehat. Untuk menghindari hal ini, jangan lupa terus menghidrasi kulit dengan minum air mineral yang cukup dan menggunakan pelembap.
BACA JUGA:
2. Penipisan rambut: Tidak hanya berefek terhadap kulit, polusi udara juga memberikan dampak negatif pada kulit. Rambut yang sering terpapar udara kotor dan sinar UV dapat menyebabkan folikel rambut semakin menipis. Penipisan ini juga dapat menyebabkan rambut rapuh dan mudah rontok.
3. Kulit keriput: Kulit dan rambut adalah organ terluar di tubuh yang pertama terkena dampak dari polusi udara. Ditambah, tubuh kita rentan terhadap kerusakan seiring berjalannya waktu, yang juga dapat menyebabkan kulit terlihat kering dan keriput. Hal itu dapat terjadi sebab berkurangnya kelembapan di udara. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menggunakan body lotion dan pelembab lain ketika di dalam maupun di luar rumah.
4. Pertumbuhan rambut terhambat: Paparan sinar UV pada rambut bisa merusak protein di rambut dan kulit kepala. Sengatan matahari memicu terjadinya kerusakan permanen pada folikel rambut. Imbasnya, bisa menghambat pertumbuhan folikel rambut. Akibat dari terhambatnya pertumbuhan tersebut, rambut akan terlihat tipis dan tidak sehat.
5. Rambut patah dan rontok: Polusi udara yang sangat parah dapat menyebabkan rambut mudah patah. Hal itu berefek dari rapuhnya jaringan pada rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok.
Seringnya menggunakan topi dan syal juga dapat menyebabkan gesekan dan mengakibatkan patahnya helai rambut loh! Supaya rambut tidak mudah patah dan rontok, bisa rutin diberi nutrisi dengan pemakaian suplemen dan vitamin rambut secara teratur.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.