Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ciri-Ciri Anak Terkena Gagal Ginjal, Ini Tanda Bahayanya

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 27 Juli 2026 |10:05 WIB
Ciri-Ciri Anak Terkena Gagal Ginjal, Ini Tanda Bahayanya
Ciri-Ciri Anak Terkena Gagal Ginjal, Ini Tanda Bahayanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA — Frekuensi buang air kecil yang berkurang pada anak sering membuat orang tua khawatir dan mengaitkannya dengan gagal ginjal. Padahal, kondisi tersebut belum tentu menandakan adanya gangguan ginjal. Orang tua perlu memahami tanda-tanda yang patut diwaspadai agar dapat segera membawa anak ke dokter bila diperlukan.

Dokter spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya mengimbau orang tua agar tidak terburu-buru panik ketika mendapati anak lebih jarang buang air kecil (BAK). Menurutnya, frekuensi dan jumlah urine pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor.

“Anak jarang pipis belum tentu gagal ginjal, tapi orang tua perlu waspada ya. Halo Mom & Dad semuanya, Mom & Dad perlu mengetahui bahwa jumlah pipis anak itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya faktor usia, jumlah cairan yang dikonsumsi anak, cuaca, dan juga aktivitas fisik anak ya," kata dr. Reza.

Karena itu, sebelum mengaitkan kondisi tersebut dengan penyakit ginjal, orang tua disarankan mengevaluasi terlebih dahulu asupan cairan dan aktivitas harian anak. Cuaca yang panas maupun aktivitas fisik yang tinggi dapat menyebabkan lebih banyak cairan tubuh keluar melalui keringat sehingga frekuensi buang air kecil berkurang secara alami.

Amati Warna Urin Anak

Selain memperhatikan frekuensi buang air kecil, dr. Reza juga mengingatkan pentingnya mengamati warna dan aroma urine sebagai indikator awal kondisi kesehatan anak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement