NYERI pinggang kerap dianggap sebagai tanda awal gagal ginjal. Tak heran, keluhan ini sering membuat seseorang khawatir bahwa fungsi ginjalnya sedang bermasalah.
Namun, benarkah anggapan tersebut? Ataukah pandangan soal nyeri pinggang sebagai tanda awal gagal ginjal hanya mitos semata?
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Rosandi Himawan, Sp.PD, dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone, menegaskan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos. Menurutnya, gagal ginjal tidak selalu diawali dengan nyeri pinggang.
"Banyak pasien datang ke poliklinik dan bertanya, 'Dok, saya nyeri pinggang, ini ginjal atau bukan ya?' Mereka sering mengaitkan nyeri pinggang dengan gangguan ginjal. Padahal, belum tentu demikian," ujar dr. Rosandi.
dr. Rosandi menjelaskan bahwa penyebab nyeri pinggang yang paling sering justru berasal dari gangguan otot, terutama pada punggung bagian bawah. Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang melakukan peregangan (stretching), postur tubuh yang kurang baik, atau aktivitas fisik tertentu dapat memicu keluhan tersebut.
"Nyeri pinggang lebih sering disebabkan oleh gangguan otot dibandingkan gagal ginjal," jelasnya.