Untuk itu, Sigit berharap maskapai lainnya juga mulai membuka rute baru dari Sarawak menuju Balikpapan, Pontianak, dan Jakarta. Pasalnya, ini akan memberikan dampak besar dalam berbagai aspek, seperti sosial, budaya, ekonomi bisnis, perdagangan, dan pariwisata.
“Tahun lalu, wisatawan dari Malaysia yang masuk ke Indonesia mencapai 1,7 juta orang. Kalau ada penerbangan langsung dari Sarawak ke Balikpapan, maka ini akan berdampak positif dan lebih dekat ke IKN,” ucapnya.

Menteri Perhubungan Sarawak YB Dato’ Sri Lee Kim Shin juga mengatakan bahwa konektivitas antara Indonesia dan Malaysia menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri dalam hal ini maskapai penerbangan.
“Koneksi ke Jakartaadalah sebuah cara untuk konektivitas yang lebih luas dari Sarawak ke bagian lain di Indonesia, terutama dengan berdirinya ibu kota administratif baru negara Nusantara, di Kalimantan Timur,” kata Dati’ Sri Lee Kim Shin.
(Salman Mardira)