SAKIT kepala seperti migrain bisa dialami oleh siapapun, terlebih saat dalam tekanan pekerjaan. Bahkan saat kondisi lelah pun, tak jarang bisa kita rasakan migrain di rumah.
Secara umum migrain atau kepala pusing sebagian bisa diredakan dengan beristirahat. Namun kadang juga butuh minum obat.

"Pengobatan migrain ditujukan untuk menghentikan gejala dan mencegah serangan di masa akan datang. Banyak obat telah dirancang untuk mengobati migrain," keterangan dalam Mayoclinic
Lantas obat apa saja yang harus ada di Rumah?, berikut ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.
Perlu diketahui, obat-obatan yang umum dijual untuk sakit kepala migrain terbagi dua macam yaitu obat pereda nyeri dan obat pencegahan migrain.
Dengan begitu, obat pereda nyeri untuk sakit kepala migrain yang dijual bebas atau tanpa resep ini termasuk Ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), dan Aspirin (Bayer®, Bufferin®, Ecotrin®,dll). Namun, perlu diperhatikan jika diminum terlalu lama, dapat menyebabkan sakit kepala karena penggunaan obat yang berlebihan.
"Jangan berikan aspirin kepada anak di bawah 14 tahun. Ini dapat menyebabkan penyakit langka namun serius yang disebut sindrom Reye," keterangan dalam Cleveland Clinic.
Sakit kepala migrain, dapat menyebabkan nyeri berdenyut parah atau sensasi berdenyut, biasanya di satu sisi kepala. Ini sering disertai mual, muntah, dan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara.
BACA JUGA:
Bahkan serangan migrain bisa berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari, dan rasa sakitnya bisa sangat parah sehingga mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Sementara untuk bahan alami yang dapat mengobati sakit kepala migrain, antara lain: jahe, pijat dan manajamen stres serta beristirahat.
BACA JUGA: