PENYAKIT diabetes sebagai ibu dari banyak penyakit, memang merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang mematikan. Kementerian Kesehatan menyebut, kasus diabetes di Indonesia sendiri menduduki peringkat kelima di dunia.
Tidak hanya jumlahnya yang banyak, jumah pengidapnya diabetes terus mengalami peningkatan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), saat ini jumlahnya diketahui mencapai 422 juta orang di dunia, empat kali lebih banyak daripada 30 tahun lalu.
Peduli akan diabetes di masyarakat sekaligus menekan angka diabetes, MNC Peduli bersama PT Biotek Farmasi Indonesia, hari ini, Senin (8/5/2023) menggelar kegiatan bertajuk “Indonesia Bebas Diabetes” yang diselenggarakan di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
General Practitioner di Samasta Clinic Integrative Medical Center dan juga Corporate Secretary PT Biotek Farmasi Indonesia, dr. Rianti Maharani mengatakan acara ini berupa seminar dan pemeriksaan gula darah dimulai dari karyawan MNC.
"Kerjasama Biotek Farmasi Indonesia dan MNC Peduli untuk membantu Indonesia bebas dari diabetes. Lewat seminar kita bisa memberi edukasi tentang deteksi dini," ujar dr Rianti saat ditemui MNC Portal di MNC Tower, Senin (8/5/2023).
Dalam rangkaian kegiatan ini pemeriksaan gula darah gratis akan berlangsung sejak 8 sampai 19 Mei 2023 di iNews Tower lantai 3 dan Selasar MNC Tower. Bertujuan agar dengan pemeriksaan dini, diabetes bisa segera terdeteksi sehingga bisa lebih cepat ditangani dengan tepat.
Selain itu, dr Rianti juga berharap agar masyarakat bisa lebih peduli untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, agar angka kasus diabetes ini bisa ditekan, tak melulu mengalami peningkatan.
(Foto: MPI/ Syifa)
"Dari sini kita bisa beri edukasi masyarakat tentang bahaya diabetes, cara pencegahan, dan cara mengatasinya," tambah dr Rianti.
Sementara itu, Head of CSR MNC Group, Tengku Havid menyambut baik kerjasama antara MNC Peduli dan PT Biotek Farmasi Indonesia. Menurutnya, acara seperti ini bisa mengedukasi pada para karyawan MNC dan masyarakat lebih luas lagi, tentang penyakit diabetes,
"Diharapkan adanya acara ini angka diabetes bisa dikendalikan dan masyarakat bisa menjaga kesehatan diri masing-masing," ucapnya.
(Foto: MPI/ Syifa)
Salah satu peserta seminar, Yova Andre mengaku mendapat banyak ilmu usai mengikuti seminar tersebut. Apalagi ia mengaku, punay riwayat keluarga dengan diabetes.
"Dengan adanya seminar ini kita diingatkan kembali bahwa gaya hidup sehat sangat penting dengan olahraga dan makan makanan sehat. Kita diberikan ilmu tentang bagaimana mengatasi dan mencegah diabetes, serta bagaimana yang sudah menderita untuk menghadapinya dan hidup dengan diabetes secara normal," tutup Yova.
(Foto: MPI/ Syifa)
Selain pemeriksaan gula darah dan seminar, para peserta yang hadir juga akan diberi suplemen herbal yang bisa membantu untuk menurunkan gula darah.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.