Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Pengobatan Sakti ala Ida Dayak, Kemenkes Akhirnya Buka Suara

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 05 April 2023 |12:05 WIB
Viral Pengobatan Sakti ala Ida Dayak, Kemenkes Akhirnya Buka Suara
Ida Dayak, (Foto: tangkapan layar Youtube Ida Dayak)
A
A
A

TENGAH viral pengobatan tradisional ala wanita yang dianggap sakti,  Ida Dayak, yang begitu diminati oleh banyak masyarakat.

Kemunculan Ida Dayak diklaim sebagai penyembuh mencuri perhatian publik. Banyak orang penasaran dengan kekuatan yang dimilikinya. Ia dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari patah tulang hingga benjolan yang diduga kanker payudara dengan cepat, yang secara medis memerlukan pengobatan dalam waktu panjang.

Fenomena viralnya Ida Dayak akhirnya direspon oleh Kementerian Kesehatan RI, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan Kemenkes akan melakukan pembinaan terhadap pengobatan tradisional seperti yang dilakukan Ida Dayak.

 BACA JUGA:

"Kami akan melakukan pembinaan terhadap pengobatan tradisional mau pun tenaga penyehat tradisional (hatra). Kami akan lakukan pembinaan, agar masyarakat tak dirugikan,” kata dr. Siti Nadia pada awak media, Rabu (5/4/2023).

“Termasuk memastikan hatra punya surat terdaftar penyehat tradisional (STPT)," imbuhnya.

Rujukan pembinaan pengobatan tradisional atau pun hatra sendiri, diketahui terdapat pada 5 regulasi berikut;

1. PP Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional

2. PERMENKES Nomor 15 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer

3. PERMENKES Nomor 61 Tahun 2016 Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris

4. PERMENKES nomor 37 Tahun 2017 tentang pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi (SDM dan integrasi layanan kesehatan konvensional dan kesehatan tradisional)

5.UU Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan

Nadia menambahkan, sosok seperti Ida Dayak di Indonesia memang tak bisa ditampik kehadirannya.

"Bagaimana pun Indonesia punya warisan budaya, termasuk pengobatan tradisional yang memang sebagian masih perlu diteliti dan didukung secara empiris seperti pengobatan modern," jelas dr. Nadia lagi.

Ia menerangkan, sebetulya tenaga penyehat tradisional di Indonesia, bisa dibagi berdasarkan modalitasnya, yaitu keterampilan, ramuan, dan campuran.

“Contoh, seseorang yang terdiagnosis ada kanker dalam tubuhnya, maka jangan terlambat ditangani secara medis, karena berobat terlebih dulu ke tradisional. Apalagi sekarang sudah ada metode yang bisa menyembuhkan kanker 100 persen, kalau penanganan dilakukan pada stadium dini," pungkas dr. Nadia panjang lebar.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement