Adapun habitat Bunga Rawa, lanjut dia, berada di daerah rawa atau tepi danau di dataran yang memiliki ketinggian 1.600 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Bunga Rawa sering juga disebut bunga abadi tapi berbeda dengan Edelweis yang habitatnya di dekat kawah atau puncak gunung," katanya.
Selain itu, menurutnya, ada juga tumbuhan yang serupa dengan Bunga Rawa yang ditemukan di Gunung Dieng, daerah Aceh, serta Sumatera Barat. Namun, kata dia, jenisnya itu berbeda karena memiliki nama latin Ericaulon Sp.

Joko mengatakan, keberadaan Bunga Rawa bisa rusak bukan hanya dengan kesengajaan manusia saja, tetapi dengan keberadaan manusia di sekitarnya Bunga Rawa bisa saja menjadi hilang.
"Dia tuh sebetulnya kena bau keringat juga bisa lama kelamaan tidak beradaptasi," ujarnya.
Untuk itu ia pun meminta kepada pihak-pihak yang berwenang agar melindungi tumbuhan tersebut, karena selain untuk kelestarian lingkungan, juga sangat penting untuk ranah akademik.