Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minum Obat, Lebih Baik Pakai Air Hangat atau Dingin?

Pradita Ananda , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2023 |19:00 WIB
Minum Obat, Lebih Baik Pakai Air Hangat atau Dingin?
cara minum obat, (Foto: Freepik)
A
A
A

SETIAP orang yang sedang jatuh sakit, pasti ingin cepat sembuh. Walau sakit yang diderita, misalnya hanya demam disertai flu.

Proses penyembuhan yang cepat ini, ternyata menurut suatu studi tidak lepas dari peran bagaimana cara kita meminum obat itu. Para ilmuwan disebut sudah menemukan metode cara minum obat, untuk mempercepat kecepatan obat agar bekerja lebih cepat di tubuh.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal Pharmaceutical Research, dilansir dari Times of India, Senin (27/2/2023) agar obat misalnya obat flu dan demam yang dikonsumsi jadi lebih efektif, disebut sebaiknya harus meminumnya sebagai air bersuhu cenderung panas, daripada air dingin.

Penggunaan air yang suhunya panas ini, diseburkan lebih lanjut bisa membantu tubuh jadi menyerap obat lebih cepat. Alhasil, orang yang sedang sakit akan merasa tubuhnya lebih baik dalam waktu yang lebih singkat.

Studi di atas dilakukan oleh tim peneliti khusus, bertujuan untuk memahami bagaimana parasetamol diserap dalam berbagai format. Para peneliti mengumpulkan data dari 25 orang pria sehat, lalu peserta pertama diminta meminum obat dalam bentuk tablet, baru kemudian dalam bentuk minuman.

Dengan menggunakan metode pencitraan skintigrafi dan tes darah, tim peneliti menyimpulkan bahwa tubuh menyerap dosis obat 1.000 mg yang sama lebih baik dalam bentuk bersama minuman panas dibandingkan menelannya (tanpa cairan) dalam bentuk tablet.

Hasilnya didapati, kalau meminum obat bersama air minuman panas, memastikan penyerapannya yang cepat oleh tubuh. Dengan melakukan ini, pada satu jam pertama setelah minum obat, tubuh jadi menyerap obat lebih cepat dan bekerja lebih cepat di tubuh.

Tim peneliti menjelaskan, obat seperti parasetamol lebih mudah larut dalam air panas dibandingkan dengan air dingin. Suhu minuman ini bisa membantu memecah obat lebih cepat, membantunya memasuki aliran darah dalam waktu yang lebih singkat.

Sedangkan untuk hasil terbaik, parasetamol tersebut dikatakan bisa dilarutkan dalam segelas air hangat. Mengingat air mineral bersifat netral dan tidak mengubah komposisi obat. Beda dengan minum obat memakai segelas susu, kafein, atau jus buah yang bisa dapat menimbulkan beberapa efek samping negatif.

 BACA JUGA:5 Obat untuk Mengatasi Perut Mual

BACA JUGA:6 Cara Ampuh Mengobati Biduran agar Gatal-gatal Tidak Kambuh

Menurut ahli, minuman bersuhu panas memungkinkan terjadinaya pengosongan lambung yang cepat. Ketijka makanan yakni terutama gula, berpindah dari perut ke usus kecil dengan cepat. Sehingga pada akhirnya bisa mengurangi waktu yang dibutuhkan antara konsumsi obat dan timbulnya kontrol gejala.

Alias dengan kata lain, air minuman bersuhu panas membantu memindahkan obat lebih cepat ke usus kecil. Sehingga obat bisa masuk ke aliran darah lebih cepat dan mulai meredakan menyembuhkan sakit yang diderita.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement