Pria yang akan disapa BS itu mengatakan kreasi menciptakan fusion food dari makanan tradisional itu juga membuka peluang bisnis di dunia kuliner dalam menarik minat konsumennya.
Demikian juga dengan Fitri Susanti (38), yang menyebut bahwa referensi terkait kuliner saat ini tidak terbatas sehingga restoran, warung, atau bahkan seseorang bisa melakukan eksperimen makanan di rumah. "Tinggal cari resep menu di internet, beli bahan di marketplace, kita bisa coba sendiri masaknya," ujarnya.
Sebagai seorang ibu, Fitri mengaku sering mendapat informasi dari anaknya yang masih remaja terkait menu-menu makanan yang baru. "Steak tempe contohnya, ini menarik banget. Ini makanan tradisional yang diracik dengan bumbu-bumbu ala western," kata Fitri.
Referensi makanan yang anak muda saat ini, kata Fitri, baik makanan tradisional maupun masakan kekinian lebih banyak dibandingkan orang tuanya. Menurut dia, kreasi makanan atau minuman tradisional ke depannya juga akan semakin beragam seiring berkembangnya kuliner di dunia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.