Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak dengan Autisme Kurang Terstimulasi saat Pandemi Covid-19, Ini Saran dari Terapis Wicara

Kevi Laras , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2022 |19:30 WIB
Anak dengan Autisme Kurang Terstimulasi saat Pandemi Covid-19, Ini Saran dari Terapis Wicara
Podcast Aksi Nyata Perindo (Foto: YouTube Partai Perindo)
A
A
A

"Itu sederhana, anak kemampuan motoriknya kurang, ajaklah anak ke taman misalnya ke rumput biar anak tuh mengalami stimulasi atau perabaan. Juga salah satu memberikan efek terapeutik sebenarnya, kalau anak yang kurang motoriknya, bisa diajak main lempar tangkap bola ataupun lompat-lompat di kasur juga memberikan efek terapeutik juga," sambung Alfi menjelaskan

Lebih lanjut, Alfi mengatakan autisme tidak dapat disembuhkan. Sebab autisme merupakan gangguan pada sistem saraf (neurologis).

Bagi anak yang mengalami autisme, juga ada hambatan terhadap kemampuan bicara. Sehingga ini dibutuhkan di bawa ke terapis atau dokter maupun psikolog.

"Adapun obat itu hanya suplemen, bukan untuk mengobati. Karena kondisi-kondisi dengan autis tidak bisa disembuhkan, artinya diperbaiki untuk menjadi lebih optimal. Nggak bisa disembuhkan tapi bisa diperbaiki," jelasnya

Perlu diketahui, autisme juga disebut gangguan spektrum autisme (ASD). Kondisi rumit yang mencakup masalah komunikasi dan perilaku.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement