Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Moms, Ini Bahaya Abu Vulkanik untuk Kesehatan Anak

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |09:05 WIB
Moms, Ini Bahaya Abu Vulkanik untuk Kesehatan Anak
Moms, Ini Bahaya Abu Vulkanik untuk Kesehatan Anak (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA — Paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau perlu mendapat perhatian khusus karena anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak kesehatan akibat partikel vulkanik. Gangguan yang ditimbulkan dapat menyerang saluran pernapasan, mata, dan kulit, serta berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anak selama bencana.

Mengutip paparan Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp. ETIA (K), dalam unggahan di akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ancaman paparan abu vulkanik pascaerupsi gunung berapi tidak dapat disamakan dengan debu perkotaan biasa.

Partikel abu vulkanik kaya akan kandungan silika dan kristalin yang dapat mengiritasi saluran pernapasan anak. Kerentanan fisik dan psikologis anak membuat kelompok usia ini membutuhkan perlindungan ekstra saat bencana erupsi melanda.

Dampaknya tidak sekadar memicu batuk ringan. Bagi anak-anak yang memiliki riwayat asma, paparan partikel halus tersebut berisiko memicu kekambuhan hingga memperberat serangan sesak napas.

Dampak Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, paparan abu vulkanik secara terus-menerus dapat memicu pneumonoultramicroscopicsilicovolcanoconiosis, yakni kondisi paru yang berkaitan dengan paparan dan penumpukan partikel silika.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement