Dana sebanyak itu digunakan untuk mendukung keuangan bayi yang baru lahir. Jumlah tunjangan bulanan tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dari yang hanya 300 ribu won di tahun 2022, menjadi 700 ribu win tahun berikutnya. Jumlah itu akan menjadi 1 juta won pada tahun 2024.
Namun tak sedikit para ahli yang menganggap tindakan itu hanyalah aksi buang-buang uang saja. Masyarakat masih tetap skeptis untuk memiliki anak.
Hal ini karena memiliki anak tidak hanya berkaitan dengan uang. Lingkungan terkadang juga tidak mendukung masyarakat Korea Selatan memiliki anak.
Beberapa skandal dalam beberapa tahun terakhir yang melibatkan pengasuh yang menyerang bayi telah membuat banyak orang tua kecewa. Meskipun kasusnya minim, kasus tersebut dipublikasikan dan terekam CCTV, cukup membuat emosional.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.