Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Warga Korsel Tak Mau Punya Anak, Meski Dikasih Uang Rp 11 Juta per Bulan?

Vivin Lizetha , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2022 |12:29 WIB
Kenapa Warga Korsel Tak Mau Punya Anak, Meski Dikasih Uang Rp 11 Juta per Bulan?
Ilustrasi resesi seks di Korea Selatan. (foto: Unsplash)
A
A
A

KOREA Selatan diprediksi kembali memecahkan rekor kelahiran terendah di seluruh dunia. Ia bahkan "mengalahkan" angka terendah mereka sendiri yang sudah berada di bawah 1,0 pada tahun 2021.

Dikutip dari New York Times, tingkat fetilitas di Korea Selatan terus menurun sejak tahun 1970. Saat ini, jumlah rata-rata anak yang lahir dari seorang wanita selama tahun-tahun reproduksinya masih berada di atas angka 1, yaitu sekitar 4,53.

 Resesi seks di Korea Selatan

Angka tersebut terus merosot tajam hingga turun di bawah 1 pada tahun 2018. Hal ini dipicu biaya perumahan, perawatan anak dan pendidikan meningkat.

Selain itu lahan pekerjaan menjadi semakin langka dan membuat kaum muda menjadi khawatir akan masa depan mereka sendiri. Apalagi jika berkeluarga dan memiliki anak.

Hingga tahun 2021, Badan Statistik Nasional Korea mendapati angka fertilitas mencapai 0,81. Dan tahun ini jumlah tersebut diperkirakan akan semakin turun mengingat kenaikan harga rumah juga semakin tinggi. Kondisi ini berimbas pada semakin enggannya orang memiliki anak.

Pemerintah sudah menginvestasikan banyak dana untuk menanggulangi masalah ini. Selama 16 tahun terakhir, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengaku sudah mengeluarkan lebih dari 200 miliar dollar untuk meningkatkan populasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement