4. Harus Cukur Rambut
Tak hanya harus mengenakan baju serba putih, seorang wanita yang menyandang status janda dipaksa meninggalkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan, seperti sindoor, mangalsutra dan dalam kasus ekstrem bahkan perhiasan. Selain aksesoris, mereka juga harus mencukur rambut sebagai lambang mahkota dalam tubuhnya.
Bagi para janda di India, rupanya rambut bisa jadi malapetaka. Oleh sebab itu, masyarakat di Jalan Vrindavan ini berisi para janda dengan rambut pendek atau bondol.
5. Tradisi Membakar diri
Saking sakralnya janji pernikahan bagi masyarakat India, para janda di India akan melakukan tradisi membakar diri yang dikenal sebagai Sati (Suttee). Dalam tradisi Sati, saat sang suami meninggal dunia, istri juga akan menghilangkan nyawanya. Salah satu caranya dengan membakar diri.

Menurut Culture Trip, berdasarkan kepercayaan Hindu kuno, Sati melambangkan penutupan sebuah pernikahan. Tradisi ini dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan yang berarti sang istri ingin menjadi pasangan yang berbakti dan mengikuti suami ke alam baka.
Sayangnya, seiring waktu, tradisi ini menjadi sesuatu yang 'dipaksakan'. Kabarnya, apabila janda tersebut ditinggal mati suaminya dan tak memiliki anak, ia akan 'ditekan' oleh masyarakat untuk melakukan tradisi Sati ini.
Itulah 5 tradisi menyedihkan yang dialami oleh para janda di India.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.