Advertisement
Advertisement

Kasus Kanker Makin Kompleks, Dokter: Butuh Kolaborasi Demi Kesehatan Pasien

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 03 Oktober 2022 |15:12 WIB
 Kasus Kanker Makin Kompleks, Dokter: Butuh Kolaborasi Demi Kesehatan Pasien
Pasien kanker (Foto: Cleveland clinic)
A
A
A

KASUS kanker di Indonesia maupun global semakin kompleks, baik dalam prevalensi kasus maupun terapi pengobatan. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini.

Jumlah kasus kanker di Indonesia menurut data Global Burden of Cancer Study (Globocan) terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2018 hingga 2020, kasus kanker meningkat sekitar 8,8% dalam waktu 2 tahun terakhir.

 kanker

Kenaikan ini berdampak nyata pada penggunaan uang negara untuk mengobati kanker. Data Kementerian Kesehatan mencatat bahwa sepanjang 2018, pengobatan kanker memakai hampir Rp3 triliun duit negara. Angka tersebut naik 30,4 persen dibanding 2016.

Data-data tersebut memperlihatkan bahwa situasi kanker di Indonesia terus mengalami peningkatan kasus. Bahkan, tatalaksana kanker pun semakin kompleks.

"Karena itu, penting untuk berkolaborasi dari berbagai bidang keilmuan untuk mencapai tujuan pengobatan kanker yang lebih prima," terang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik Dr. dr. Hilman Tadjoedin, SpPD, KHOM, belum lama ini.

Dokter Hilman menjelaskan, sesuai panduan ESMO (European Society for Medical Oncology) dan ASCO (American society for Clinical Oncology), yang merupakan pengampu pengobatan kanker dunia, pengobatan kanker saat ini meliputi pembedahan, kemoterapi, radioterapi, hingga terapi paliatif, yang bertujuan mempertahankan kualitas hidup pasien.

"Keseluruhan pengobatan kanker ini membutuhkan tim multidisiplin dalam penatalaksanaannya," terangnya.

 BACA JUGA: 8 Gejala Kanker Paru, Seperti yang Diidap Ibunda Gading Marten Sebelum Meninggal

Anggota tim multidisiplin yang menjadi kunci dalam suksesnya pengobatan kanker terdiri dari tenaga kesehatan profesional dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan pertemuan rutin untuk membahas perkembangan pasien.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement