Penelitian kemudian menggunakan empat skala kecemasan yang berbeda, baik pada trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan 196 wanita hamil tersebut. Responden diberi lima pertanyaan untuk kecemasan umum dan tiga pertanyaan untuk kekhawatiran khusus tentang kehamilan mereka seperti ketakutan tentang persalinan, pengasuhan anak, dan keuangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12,5 persen wanita atau 25 peserta memiliki tingkat kecemasan yang signifikan secara klinis selama kehamilan.
Pada trimester pertama, mereka dengan kecemasan umum secara signifikan melahirkan lebih awal. Tetapi, pada trimester ketiga menunjukkan bahwa wanita yang secara khusus khawatir tentang kelahiran bayinya akan lebih mungkin melahirkan prematur karena kecemasan yang dialami ibu dapat meningkatkan kadar hormon stres pada ibu dan bayi.