SALAH satu kuliner yang banyak disukai di Indonesia adalah dimsum. Makanan ini tak hanya lezat, tetapi cukup membuat perut kenyang. Namun, apakah dimsum mengandung kolesterol?
Meskipun tergolong makanan ringan, Dimsum disebut-sebut mengandung kolesterol karena memiliki berbagai varian isian untuk menambah kelezatan.
Mulai dari isian ayam, sapi, hingga aneka seafood seperti udang dan cumi yang tentunya membuat dimsum memiliki kandungan kolesterol dengan tingkat yang berbeda-beda.

Dilansir dari Fat Secret Indonesia, Rabu, (3/8), dalam dimsum berukuran 100 gram, terdapat 112 kalori di dalamnya. Dari kalori ini terpecah lagi ke dalam lemak, karbohidrat dan protein.
Dalam 112 kalori dalam 100 gram dimsum memiliki total kandungan lemak sebanyak 2.64g, kolesterol sebanyak 48mg, protein sebanyak 11.55g, karbohidrat 9.56g, serat 0.5g, gula 0.57g, sodium 435mg, serta kalium 188mg.
Meski begitu, takaran kalori hingga kandungan kolesterol dimsum di atas tentunya berbeda di setiap pengolahan. Baik untuk dimsum yang digoreng, dikukus, ataupun dengan isian tertentu.
Misalnya, seperti yang dikutip dalam Nutrionix, dalm 1 dimsum ayam 758 gramm ada sebanyak 1,484 kalori di dalamnya. Dalam jumlah kalori dimsum goreng tersebut memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi yakni 62% atau 40 gram lemak.
Nah, dimsum yang berisi olahan daging ayam hingga daging sapi seringkali mengandung lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Kolesterol yang tinggi juga dapat memicu timbulnya penyakit lain yang dapat membahayakan diri. Terlebih lagi, jika memasak dimsum tersebut dengan cara digoreng.
Anda bisa memilih dimsum isian sayuran sebagai salah satu alternatif untuk meminimalisir kandungan kolesterol, bahkan bisa dimakan saat sedang melalukan prgram diet.
Pasalnya, untuk ukuran sekitar 29 gram dimsum isian sayuran, hanya mengandung setidaknya 50 kalori, 2%. lemak, dan kandungan kolesterol yang hanya sebanyak 3% atau 8.5 miligram.
Jadi, apakah dimsum mengandung kolestrol? Kesimpulannya, tergantung pada isian dimsum, dan cara proses memasak dimsum itu sendiri.
Sebaiknya, jangan mengonsumsi dimsum dengan isian yang mengandung lemak dan kolestrol tinggi seperti daging olahan hingga seafood secara berlebihan.
Pengolahan dimsum juga lebih baik dengan cara dikukus daripada digoreng untuk menghindari dimsum dari kandungan kolestrol yang tinggi.***
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.