5. Terlalu banyak kafein: Mengonsumsi kafein yang berlebih dapat mempercepat detak jantung, menyebabkan peningkatan detak jantung, menyebabkan kontraksi pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Apabila seseorang sangat rentan terhadap gangguan detak jantung, kafein di kopi pada dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan detak jantung. Kafein dianggap aman hingga 300 hingga 400 miligram, jika lebih dari itu bisa menimbulkan efek negatif. Kopi harian, cukup dua cangkir dalam sehari ya!
6. Stress yang tidak terkelola: Stres akan mengaktifkan sistem fight-or-flight secara kronis di dalam tubuh, hal ini akan menyebabkan peradangan dalam tubuh dan pelepasan hormon stres yang berkepanjangan seperti adrenalin. Faktor-faktor ini bisa jadi penyebab perubahan fisiologis dalam tubuh, termasuk peningkatan tekanan darah, kolesterol tinggi, obesitas, resistensi insulin dan gangguan ritme listrik. Stres kronis juga dapat meningkatkan risiko pembekuan darah di seluruh tubuh. Jika gumpalan terbentuk di arteri yang sudah menyempit, menyebabkan serangan jantung.
7. Kebanyakan atau kurang tidur: Ya, terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur dapat menyebabkan masalah kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Bukan hanya tentang kuantitas tidur, tetapi juga kualitasnya. Tidur regeneratif berkualitas tinggi sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Kualitas tidur yang lebih rendah terkait dengan tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, dan aterosklerosis (penumpukan plak di arteri).
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.