SEBANYAK delapan pasien di Jakarta Selatan disebut mengidap virus dari tikus, tetapi sampai saat ini penyebabnya belum diketahui.
Keluhan penyakit yang diduga dari tikus antara lain demam, bahkan bercak merah di badan. Namun saat ini mereka masih dalam pemeriksaan.
Bahkan Tim Sudinkes Jaksel meminta warga untuk menangkap tikus untuk dilakukan penelitian dan mencegah penyebaran penyakit.
Nah, perlu diketahui tikus memang sering menyebabkan penyakit. Terdapat 4 penyakit yang disebabkan oleh tikus0 seperti dikutip dari CDC.

1. Hemorrhagic fever renal syndrome
Penyakit ini disebabkan oleh tikus sawah (apodemus agrarius), tikus coklat, clethrionomys glareolus, dan tikus jenis yellow-necked field mouse atau apodemus flavicollis. Biasanya terjadi di kawasan benua Asia Timur, Rusia, Korea, Skandinavia, Eropa Barat, dan Balkans.
Penyakit ini menyebar di kawasan utara dan selatan Amerika. Cara penularan ke manusia, apabila manusia menghirup udara yang terdapat debu yang terkontaminasi dengan urin atau kotoran tikus atau kotoran.
Melakukan kontak langsung dengan tikus, air seni dan kotorannya, luka dari gigitan tikus dan ada juga kemungkinan bisa dari kontak person-to person atau sesama manusia meskipun disebutkan sangat jarang.
BACA JUGA:PPKM Masih Penting untuk Mencegah Wabah Hepatitis Akut dan Cacar Monyet
2. Demam lasssa
Penyakit yang ditimbulkan dari virus yang dibawa oleh tikus multi-mammate, atau nama ilmiahnya astomys natalensis species complex. Penyakit yang terjadi di wilayah Afrika Barat ini cara penularannya melalui menghirup udara yang terkontaminasi debu dari kotoran tikus, ada kontak langsung dengan tikus, air seni dan kotorannya. Lalu bisa juga karena memakan makanan yang terkontaminasi kotoran tikus, dan luka akibat digigit tikus.