JAKARTA - Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis atau yang dikenal sebagai penyakit kencing tikus, terutama di tengah musim hujan dan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah.
Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengingatkan bahwa leptospirosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri tersebut umumnya hidup di dalam tubuh tikus dan dapat menyebar ke lingkungan melalui urine.

Dikutip dari akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, penularan leptospirosis pada manusia dapat terjadi ketika kulit terluka atau selaput lendir bersentuhan langsung dengan air, tanah, atau genangan banjir yang telah terkontaminasi urine tikus.
“Manusia bisa terinfeksi karena adanya kontak dengan urine (kencing) tikus,” tulis Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dikutip Kamis (22/1/2026).