Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyakit Kencing Tikus Saat Banjir, Ini 5 Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |07:23 WIB
Penyakit Kencing Tikus Saat Banjir, Ini 5 Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai
Penyakit Kencing Tikus Saat Banjir, Ini 5 Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai. (Ilustrasi: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Banjir melanda sejumlah wilayah Jakarta menerjang beberapa hari terakhir imbas curah hujan tinggi. Masalah kesehatan pun bisa terjadi dan menjadi perhatian.

Kondisi banjir sendiri bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan hingga infeksi. Baru-baru ini, masalah kencing tikus pun menjadi sorotan lantaran dapat dapat berujung pada infeksi Leptospirosis.

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini termasuk zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Di Indonesia, leptospirosis sering meningkat saat musim hujan dan banjir karena lingkungan yang lembap memudahkan penyebaran bakteri.

Leptospirosis merupakan infeksi bakteri yang ditularkan melalui urine hewan terinfeksi, terutama tikus. Bakteri Leptospira dapat mencemari air, tanah, dan lumpur, lalu masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka atau selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut.

Berikut 5 gejala leptospirosis yang paling umum dan perlu diwaspadai dirangkum clevelandclinic, Selasa (27/1/2026).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement