"Dia ini sering berjalan di ruangan sebelah kanan yang kini jadi ruangan kerja wakil wali kota. Saya pribadi pernah melihat sosoknya, memang cantik orangnya tinggi khas perempuan eropa," kata Agung.
Pria yang juga mantan Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang ini menyebut, sang Noni kerap menggoda dan tak menyukai jika ada orang yang bermaksud tak baik di area ruangan.
"Noni Belanda ini kadang suka iseng kalau kita punya niat nggak baik. Biasanya juga seorang digituin kalau baru (masuk atau menjabat). Istilahnya itu bagian dari perkenalan," ujar dia.
BACA JUGA:Kisah Mistis di Balik Lengger Tapeng Kulon Progo, Penari Kerap Kesurupan Roh Halus
Hingga kini cerita mengenai sosok Noni Belanda penjaga Balai Kota Malang memang masih berkembang. Namun selama maksud dan tujuan setiap orang baik, penjaga tak kasat mata balai kota tersebut juga tak segan akan baik kepada siapapun orangnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.