Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Infeksi Virus Subvarian Delta Cenderung Tanpa Gejala

Hasyim Ashari , Jurnalis-Kamis, 18 November 2021 |23:09 WIB
   Studi: Infeksi Virus Subvarian Delta Cenderung Tanpa Gejala
Pandemi Covid-19 (Foto: Oddity central)
A
A
A

"Ini tampaknya lebih mudah menular. Tetapi tampaknya gejalanya kurang, yang merupakan hal yang baik," kata Ahli Epidemiologi Imperial Paul Elliott sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Kamis (18/11/2021).

Elliot sebelumnya telah merilis hasil sementara yang menunjukkan prevalensi Covid-19 mencapai rekor tertinggi pada Oktober, dengan infeksi tertinggi di antara anak-anak. Elliott mengatakan, ada ketidakpastian apakah penurunan itu terus berlanjut, dan selama beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah kasus meningkat lagi dengan kembalinya sekolah.

 Baca juga: Kenali Bahaya Gaya Hidup Rebahan, Makin Populer saat Pandemi Covid-19

Studi REACT-1 juga menemukan bahwa dosis booster mengurangi risiko infeksi pada orang dewasa hingga dua pertiga dibandingkan dengan orang yang mendapat dua dosis.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement