Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Kolesterol Tinggi Disebabkan Faktor Genetik?

Hasyim Ashari , Jurnalis-Minggu, 14 November 2021 |13:06 WIB
Benarkah Kolesterol Tinggi Disebabkan Faktor Genetik?
Kolestrol tinggi (Foto: Daily express)
A
A
A

TERDAPAT banyak penyebab munculnya penyakit kolesterol tinggi mulai dari faktor pola makan, tingkat aktivitas, dan obat-obatan, tetapi di antara yang lebih memprihatinkan di antaranya adalah dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan atau biasa dikenal dama istilah medis ialah Familial Hiperkolesterolemia (FH).

FH secara khusus mengacu pada peningkatan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang berlebihan karena mutasi genetik. Orang yang memiliki keturunan kolesterol tinggi atau FH lebih rentan terkena serangan awal penyakit arteri koroner (CAD), meningkatkan risiko serangan jantung. dan stroke.

 https://img-z.okeinfo.net/okz/500/library/images/2019/12/02/1778g4c117jwclwm5w6z_22141.jpg

Seperti dilansir dari Very Well Health, sekitar 10 hingga 20 persen dari mereka yang memiliki kondisi tersebut mengetahui bahwa mereka memilikinya. Sebagai gangguan autosomal dominan, orang tua dengan FH memiliki peluang 50 persen untuk menularkannya kepada anak-anak mereka.

Tanda dan Gejala

Jadi bagaimana Anda bisa tahu jika Anda memiliki kolesterol tinggi yang disebabkan oleh faktor genetik atau FH? Sayangnya, masalah besar tersebut tidak dapat dibuktikan dengan gejala kasat mata tanpa melakukan pengujian lebih lanjut oleh dokter.

Pasalnya, kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala, yang merupakan alasan utama mengapa sering tidak terdeteksi. Seiring waktu, hal itu dapat menyebabkan pembatasan atau penyumbatan arteri koroner dan arteri lain di tubuh.

Penyebab dan Faktor Resiko

Bahaya nyata dari FH adalah dapat menyebabkan sejumlah kondisi yang sangat serius. Bila Anda memiliki kolesterol tinggi terutama kadar LDL yang tinggi, plak dapat terbentuk di arteri. Seiring waktu, penumpukan ini menyebabkannya menyempit, mengeras, dan kaku suatu kondisi yang disebut aterosklerosis.

Hal tersebut dapat mengurangi aliran darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak, penyakit jantung, stroke, hingga penyakit pembuluh darah perifer.

Bisakah Anda Menurunkan Kolesterol Jika itu Genetik?

Sementara kolesterol tinggi bisa lebih sulit untuk disembuhkan jika itu karena FH, namun hal itu bisa dikelola dengan cara melakukan perubahan gaya hidup seperti menerapkan diet penurun kolesterol dan meningkatkan aktivitas fisik adalah langkah pertama dalam menurunkan kolesterol.

Karena kasus FH sering resisten terhadap pendekatan ini, mengonsumsi obat penurun kolesterol, seperti statin atau sekuestran asam empedu, dapat mengelola kondisi lebih lanjut. Dalam kasus yang parah, terapi farmasi dapat dilengkapi dengan apheresis atau transplantasi hati untuk menormalkan kadarnya.

Baca juga: 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi bagi Penderita Kolesterol

Meskipun kolesterol tinggi yang diturunkan bisa jadi sulit dan berbahaya, penting untuk tidak melupakan bahwa hal itu dapat ditangani melalui kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kolesterol Anda, atau Anda tahu bahwa FH menurun dalam keluarga Anda, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter Anda tentang tes.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement