Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepala BKKBN Heran Masih Ada Perempuan Tak Tahu Masa Menstruasi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 25 Oktober 2021 |16:21 WIB
Kepala BKKBN Heran Masih Ada Perempuan Tak Tahu Masa Menstruasi
Menstruasi (Foto: Lindsey elmore)
A
A
A

"Kesehatan reproduksi masih perlu diperjuangkan terus supaya persepsi terhadap masalah 'reproductive health' dan juga persepsi terhadap pembelajaran tentang komprehensif 'reproductive health' ini terus akan dipersepsikan dengan benar di tengah masyarakat," ungkap Hasto.

Ia menambahkan, "Terkait dengan kebersihan organ reproduksi, itu sangat penting tapi sering tidak dimengerti. Masalah Kesehatan reproduksi ini menyangkut masalah yang kompleks seperti sosial, budaya, ekonomi tapi khusus masalah yang terkait fisik dan biologis ini penting sekali untuk dipahami bersama," tutur Hasto yang merupakan seorang dokter obgyn.

Bicara mengenai upaya meminimalisir risiko kanker serviks, Hasto menyebutkan bahwa penting untuk para perempuan muda sekarang melakukan pap smear, tujuannya untuk deteksi dini. "Itu juga menjadi hal yang penting untuk mencegah adanya kanker serviks," tambahnya.

Dalam paparannya, Hasto menerangkan bahwa jika dibandingkan dengan 10-15 tahun yang lalu, usia seks pertama kali saat ini semakin maju. "Pada 10-20 tahun yang lalu, orang berhubungan seks, untuk perempuan kisaran usia 16-17. Nah sekarang usia 14 tahun saja sudah ada yang melakukan sexual intercourse," keluh Hasto.

"Jadi, bisa dibilang kita ini usia seksnya maju tapi otaknya enggak ikutan maju, sehingga pemahamannya tidak ikut berkembang. Banyak hal sederhana yang tidak tahu, misal membedakan keputihan sehat dan tidak, yang normal seperti apa yang tidak normal itu seperti," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement