KOMPETISI memasak bergengsi MasterChef Indonesia kembali digelar. Memasuki Season 8, beberapa peserta sudah hadir untuk bertanding untuk memperebutkan pengakuan dari tiga juri.
Alasan para peserta mengikuti MasterChef pun berbeda-beda. Mulai dari keinginan sendiri, hingga mendapatkan doktrin dari orang lain. Seperti yang dialami Fasya, ia mengaku mengikuti MasterChef Indonesia Season 8 karena memiliki keterkaitan dengan sang ayah.
Dahulu, Fasya menyebut bahwa sang ayah gemar mengelompokkan anak-anaknya. Seperti anak pertama yang berbakat untuk jadi guru, anak kedua yang berbakat jadi pramugari, hingga dirinya yang disebut-sebut berbakat dalam hal memasak di televisi.
"Dulunya kaya anak yang pertama disuruh belajar sastra biar jadi guru, yang kedua disuruh jadi pramugari, giliran saya 'kayanya kamu bakal masak-masak di tv deh, eh ternyata benar," jelasnya.

Menyebut dirinya ikut ajang MasterChef karena passion, Chef Arnold pun langsung menyebut bahwa dirinya bukan ikut ajang tersebut karena passion, melainkan karena dicuci otaknya oleh sang ayah.
"Setelah dicuci otaknya ya hehehe. Tapi yang pasti papa bangga dong," ujar Chef Arnold sembari tertawa yang kemudian diikuti oleh Chef Juna dan Chef Renatta.
Fasya pun berhasil mendapatkan apron, setelah mendapatkan 'Yes' dari Chef Juna dan Arnold. Sayangnya, Chef Renatta memilih memberikan 'No' pada Tuna Rica with Salsa buatan Fasya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.