Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenparekraf Luncurkan E-Book Fashion Trend 2021/2022

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 09 April 2021 |13:03 WIB
Kemenparekraf Luncurkan E-Book Fashion Trend 2021/2022
Fashion trend (Foto: Pradita/Okezone)
A
A
A

“Pengumpulan data dilakukan baik langsung dari lapangan, menelaah data dari berbagai sumber, lalu diolah menjadi suatu pendekatan strategis yang dapat diimplementasikan”. Untuk menghasilkan arahan kreatif yang tepat, serangkaian diskusi kelompok terpumpun (DKT) dengan para ahli juga dilakukan secara intensif,” kata R. Kurleni Ukar dalam gelaran launching e-book fashion trend yang digelar daring baru-baru ini.

Sementara itu, terkait dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengharapkan buku ini bisa jadi rujukan yang tepat untuk pelaku industri kreatif terutama para pelaku industri mode di Indonesia.

“Kami mencoba memberikan rujukan beserta semangat dan optimisme kepada seluruh pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif salah satunya melalui peluncuran trend forecast ini. Ke depannya akan ada wadah bagi desainer untuk berinteraksi satu sama lain dan dengan pelaku kreatif lainnya,” kata Menteri Sandiaga.

Sebagai informasi, saat ini sektor industri fesyen jadi subsektor kedua tertinggi dengan kontribusi sebesar 18 persen pada 2019. Subsektor ini juga menyerap lebih dari 4,4 juta tenaga kerja pada 2019.

Sedangkan dari sisi ekspor, industri fesyen diketahui tak kalah bersaing dengan komoditas ready to wear yang paling mendominasi. Jawa Barat menjadi provinsi paling produktif dalam menyumbangkan ekspor fashion ini ke luar negeri. Hal ini secara langsung memperlihatkan, jika industri fesyen Indonesia sedang tumbuh dan punya potensi besar ke depan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement