Lalu ada supraventrikular takikardi atau kondisi ketika denyut jantung terlalu cepat dan teratur, ventrikel ekstra sistol sebuah kondisi ketika ada denyutan lain di luar denyut normal. Terakhir adalah ventrikel takikardia/fibrilasi yaitu kondisi ketika bilik jantung berdenyut sangat cepat bahkan hanya bergetar.
Baca juga: Ahli: Kasus Covid-19 Akan Turun jika Angka Penggunaan Masker Mencapai 95%
"Ketika terjadi aritmia, beberapa orang tidak menyadari kondisi mereka karena gejalanya tidak spesifik. Namun pada kasus-kasus yang berat, gangguan aritmia dapat menyebabkan terjadinya stroke, bahkan kematian jantung mendadak," jelasnya.
Meski aritmia kadangkala tidak disadari, ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah jantung berdebar, kelelahan hingga hampir pingsan, sakit kepala ringan, sesak napas, serta nyeri dada atau rasa tak nyaman di dada.

(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.