Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Detak Jantung Terasa Terlalu Cepat atau Lambat, Bisa Jadi Aritmia

Siska Permata Sari , Jurnalis-Senin, 11 Januari 2021 |10:50 WIB
Detak Jantung Terasa Terlalu Cepat atau Lambat, Bisa Jadi Aritmia
Ilustrasi gejala aritmia pada sakit jantung. (Foto: Freepik)
A
A
A

PERNAHKAH Anda merasakan detak jantung tidak normal. Bisa jadi itu adalah gejala aritmia. Aritmia merupakan kondisi detak jantung terasa terlalu cepat, terlalu lambat, atau bahkan tidak teratur.

Ternyata ada beberapa penyebab aritmia, di antaranya adalah hipertensi, diabetes, kelainan katup jantung, dan penyakit jantung koroner.

Baca juga: Mengenal Aritmia, Penyakit Jantung yang Tak Kenal Usia 

"Pada beberapa kasus penyebabnya belum diketahui," ungkap dokter jantung Sunu Budhi Raharjo PhD SpJP(K), seperti dikutip dari keterangan resminya, Senin (11/1/2021).

Ilustrasi sakit jantung. (Foto: Shutterstock)

Ia menjelaskan, selain kondisi medis, aritmia juga bisa dipicu gaya hidup yang tidak sehat.

"Misalnya, tidak dapat mengelola stres dengan baik, kurang tidur, merokok, konsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan dan penyalahgunaan NAPZA," paparnya.

Baca juga: Ini 3 Gejala Serius Serangan Jantung dan Paling Umum Terjadi, Segera Ditangani Ya 

Ada beberapa jenis aritmia yang sering ditemui, yaitu fibrilasi atrium (FA) atau kondisi jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur. Kemudian blok nodus sinus atau blok atrioventrikular yakni kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement