Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak dengan Tantrum, Ini 5 Cara Ajarkan Anak Utarakan Sikap Tak Setuju

Pradita Ananda , Jurnalis-Minggu, 03 Januari 2021 |10:30 WIB
Tidak dengan Tantrum, Ini 5 Cara Ajarkan Anak Utarakan Sikap Tak Setuju
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Beri contoh 

Orang tua adalah role model terdekat anak-anaknya. Maka dari itu, Robin menyarankan orang tua harus berhati-hati dalam berperilaku. “Awasi bagaimana diri kita sendiri ketika sedang tidak setuju dengan pasangan atau teman. Mengingat anak itu melihat dan mempelajarinya langsung secara real time,” jelas Robin.

Bangun skill mendengarkan

Ini jadi metode penting, dikatakan Sara Potler LaHayne, pendiri provider social-emotional learning Move This World, karena kemampuan mendengarkan berhubungan dengan kesalahpahaman. 

“Sebagian besar konflik muncul dari miskomunikasi. Ingatkan anak-anak kita, tentang seperti apa menjadi pendengar yang baik, termasuk melihat langsung ke pembicara, kebiasaan mengulangi untuk memahami, dan mengajukan pertanyaan daripada langsung menyela,” tutur Sara. 

Media seperti podcast dan audiobook, disebutkan bisa jadi salah satu cara bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan mendengar. Robin menegaskan, skill mendengarkan di sini pointnya adalah, untuk memahami bukan membuktikan diri kita benar.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement