Gagal jantung merupakan penyakit yang sangat menakutkan. Sebab pasien yang memiliki penyakit gagal jantung memiliki angka harapan hidup sekira 50% saja. Sementara pasien rawat inap, angka kematiannya bahkan lebih tinggi yakni 17-20%.
Meski demikian gagal jantung sebenarnya bisa dicegah sejak dini. Dokter Spesialis Jantung, dr. Siti Elkana Nauli SpJP mengatakan, mengendalikan faktor risikonya, yaitu hipertensi, penyakit jantung koroner, dan diabetes bisa menjadi cara yang ampuh.

“Pemilihan obat untuk pasien sejak awal terdiagnosis harus tepat, entah itu pasien hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung koroner,” ungkap dr. Siti, dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (29/9/2020).
Jika pasien memiliki faktor risiko gagal jantung, maka dicegah untuk tidak menjadi gagal jantung. Caranya dengan memberikan terapi terbaik, sebab mekanisme gagal jantung itu sangat kompleks melibatkan banyak jalur.