Penelitian menunjukkan bahwa seorang perokok lebih berpotensi terkena Covid-19. Hal tersebut terjadi karena mereka memiliki gangguan pada imunitas saluran napas dan paru akibat asap rokok.
Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Departemen Pulmonologi, Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FISR, FAPSR mengatakan, seorang perokok akan mengalami gangguan fungsi silia (organ sel pernapasan yang bentuknya seperti rambut) yang disebabkan oleh asap rokok.

“Pergerakan silia menurun sampai 50 persen hanya dengan dua sampai tiga kali hisapan rokok. Selain itu eliminasi atau bersihan bahan berbahaya di saluran napas pun ikut menurun,” ucap dr. Agus, dalam Konferensi Pers Rokok di Era Pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020).
Selain itu merokok juga menyebabkan gangguan pada sel imunitas seseorang. Seorang perokok berpotensi terkena infeksi saluran napas dan paru termasuk virus.