Pentingnya CV original sekaligus eye-catching
Pembahasan ini pada akhirnya merujuk pada pertanyaan; Begitu pentingnya kah CV? Dan menurut Sekian, penting.
Menurutnya, tak bisa dielak, 'people judges a book by its cover' dan kita harus bisa terima itu. Lagipula, perusahaan nggak mungkin harus kenal dan mendengarkan cerita semua orang yang mau masuk dan bekerja di perusahaan mereka, bukan?
"Ini sebenernya yang tabu di sini, singkatnya sih sama seperti perempuan atau laki-laki yang lebih ganteng cenderung lebih menarik bagi lawan jenis. Sama halnya tentang CV yang jadi 'first impression' perusahaan untuk membuat mereka ingin mengenalmu lebih jauh," ungkapnya.
Bahkan, sambung Sekian, hal yang mesti diketahui juga ialah orang-orang Barat bisa sampai mencari 'media exposure' melalui kasus-kasus agar namanya dapat dikenal khalayak luas (viral) dengan harapan dapat mempermudah masuk ke sebuah perusahaan.
"So, jadilah kancil di antara ribuan gajah yang berbaris, maka ceritamu pasti lebih menarik untuk didengar," pesan Sekian.
(Utami Evi Riyani)