"Ini dia mengambil inspirasi dari seseorang di luar negeri yang sudah pernah mencoba membuat model serupa, setahun lalu," tulis Kevin. Dia pun membagikan website yang menampilkan CV Lego karya orang asing yang dimaksud.

Lalu, Sekian membalas pernyataan itu dengan cukup santai. "Ada yang bilang juga bahwa ada orang lain yang pernah bikin CV dengan konsep serupa dan jujur aku aja baru tahu ada yang idenya serupa wkwkwk," jawabnya.
Dia melanjutkan, seperti yang sudah dijelaskan, ide awalnya bukan dari internet, tetapi 'self branding story' yang coba di-deliver memalui media yang dirasa cocok, yaitu mainan. Internet hanya menjadi referensi mengembangkan ide awal.
"Kemarin pun ternyata sudah ada yang juga pernah menggunakan 'packaging' Lego sebagai media CV, namun landasan dan desain tidak sama persis. Karena itu patut juga diketahui, plagiarisme itu tipis untuk dihindari, jika idenya memang original, mau semirip apa pun dengan karya orang pasti ada pembaharuan. Jadi, tidak sepenuhnya plagiat," paparnya.
Proses pembuatan CV Lego
Untuk proses pembuatannya, Sekian menjelaskan, sebenarnya sederhana. Perihal 'packaging', itu dicetak di atas artpaper yang ditumpuk dan ditempel hingga menyerupai tekstur karton yang biasa dipakai untuk 'packaging mainan'.
Lalu, plastik yang digunakan sebagai etalase Lego, itu diambil dari bekas 'packaging' batu baterai yang biasa ada di mini market. Kemudian, untuk Figure Lego-nya, Sekian ambil dari set-lego yang kira-kira sesuai dengan keinginan atau desain yang dibuat. Sisanya diwarnai dengan cat acrylic.
Hal cukup penting di CV Lego ini menurut Sekian ialah raut wajah mesti sesuai, juga baju dan celana bisa sedikit diakalin untuk semirip mungkin dengannya.
"Nah, yang berat justru waktu pengambilan ide. Setelah mengambil 'value' mainan sebagai landasan awal 'deliver' diri dalam CV, awalnya sempet nyoba bikin dengan 'action figure' yang beneran mirip dengan saya, namun karna banyaknya keterbatasan baru lah muncul ide Lego ini. Karena mainan Lego simple untuk di-custom sendiri dan ternyata lebih bisa 'deliver value' yang ingin saya sampaikan melalui CV tersebut," tambahnya.